Showing posts with label Hot News. Show all posts
Showing posts with label Hot News. Show all posts

Wednesday, November 5, 2014

Setelah resmi diumumkan Ahad, 26 Agustus 2014, menteri-menteri kabinet Pres-Wapres Jokowi-Jusuf Kalla dan langsung dilantik pada Senin, 27 Oktober 2014. 

Berikut nama-nama menteri dalam kabinet Jokowi-JK:

1.    Menteri Sekretaris Negara: 

       Prof. Dr. Pratikno (Rektor UGM)
2.   Kepala Bappenas:
      Andrinof Chaniago (Ahli kebijakan publik dan anggaran)
3.  Menteri Kemaritiman:
      Indroyono Soesilo (Praktisi)
4.  Menko Politik Hukum dan Keamanan: 
     Tedjo Edy Purdjianto (Mantan KSAL)
5.   Menko Perekonomian:
      Sofyan Djalil (ahli ekonomi)
6.   Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: 
      Puan Maharani (PDIP)
7.   Menteri Perhubungan:
       Ignatius Jonan (Dirut PT KAI)
8.   Menteri Kelautan dan Perikanan: 
      Susi Pudjiastuti (Wirausahawati)
9.   Menteri Pariwisata:
       Arief Yahya (Profesional)
10. Menteri ESDM: 
      Sudirman Said
11. Menteri Dalam Negeri:
      Tjahjo Kumolo (PDI Perjuangan)
12. Menteri Luar Negeri:
       Retno Lestari Priansari Marsudi (Dubes RI di Belanda)
13. Menteri Pertahanan:
       Ryamizard Ryacudu (mantan KSAD)
14. Menteri Hukum dan Ham:
       Yasonna H.Laoly (PDI Perjuangan)
15. Menkominfo: 
       Rudi Antara (profesional)
16. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: 
       Yuddy Chrisnandi (Nasdem)
17. Menteri Keuangan:
       Bambang Brodjonegoro (ekonom)
18. Menteri BUMN : 
       Rini M.Soemarno (mantan Ketua Tim Transisi/mantan menteri perindustrian)
19. Menteri Koperasi dan UMKM: 
       Puspayoga
20. Menteri Perindustrian: 
       Saleh Husin (Hanura)
21. Menteri Perdagangan:
       Rahmat Gobel (profesional)
22. Menteri Pertanian:
       Amran Sulaiman (praktisi)
23.  Menteri Ketenagakerjaan:
       Hanif Dhakiri (politisi)
24.  Menteri PU dan Perumahan Rakyat: 
        Basuki Hadimuljono (birokrat)
25.  Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: 
        Siti Nurbaya (Nasdem)
26.  Menteri Agraria dan Tata Ruang: 
        Ferry Musyidan Baldan (Nasdem)
27. Menteri Agama: 
       Lukman Hakim Saifudin (PPP)
28.  Menterni Kesehatan:
        Nila F Moeloek (profesional)
29.  Menteri Sosial:
        Khofifah Indra Parawansa (tokoh Muslimah NU)
30.  Menteri Pemberdayaan Perempuan dan anak:   
        Yohanan Yambise
31.  Menteri Budaya Dikdasmen:
        Anies Baswedan (mantan Tim Transisi)
32.  Menristek dan Dikti:
       M.Nasir (Rektor Undip)
33.   Menpora:
       Imam Nahrawi (politisi)
34. Menteri PDT dan Transmigrasi: 
       Marwan Jafar (PKB)

Dikutip dari Blogger: Triska Damayanti


Wednesday, October 29, 2014

Tol laut di Turki, yang merupakan jalan darat di bawah laut Euro Asia akan menjadi primadona kebanggaan rakyat Turki. Selesai dan berfungsi tahun 2016, tol laut di Turki bukan hanya sekedar wacana tapi sudah menjadi fakta realita. 

Indonesia? Mohon maaf, anda tidak beruntung! Tol laut gagal karena semua sibuk membalikkan meja di Sidang Paripurna.
Malang nian nasib bangsa ini. cobaan bertubi-tubi tapi tak sadar sama sekali. Sepertinya Islamisme phobia mulai merangsek masuk ke otak-otak yang di gerogoti dengan kekaguman; taklid buta.

Ada yang bilang lebih baik tidak berjilbab, merokok, bertatto tapi kerjanya bagus, daripada Berjilbab, tidak bertato, tidak merokok tapi Korupsi 
#hadehtepokjidat

DALIL RELATIVISME, Akibat memuja pluralisme, tanpa sada umat Islam sudah tidak bisa lagi memebadakan mana rufu’ mana ushul, mana tauhid mana syirik, mana yang halal dan yang haram, mana yang haq mana yang bathil, dan ujungnya tak mampu lagi membedakan antara IMAN DAN KAFIR..

BAGAIMANA MENURUT ANDA ?



Rupanya pertemuan Bapak Jokowi dan Bapak Prabowo, yang juga diikuti dengan Pemilihan Menteri, tidak membuat pendukungnya reda bahkan semakin memuncak. Umat Islam tidak lagi bisa memilah-milah mana yang halal mana yang haram, mana yang haq dan mana yang bathil, Foto diatas dapat diambil hikmahnya. Silahkan fillah yang haq dan bathilnya.

Dari Abu Abdillah Nu’man bin Basyir radhiallahuanhu dia berkata: Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas. Di antara keduanya terdapat perkara-perkara yang syubhat (samar-samar) yang tidak diketahui oleh orang banyak. Maka siapa yang takut terhadap syubhat berarti dia telah menyelamatkan agama dan kehormatannya. Dan siapa yang terjerumus dalam perkara syubhat, maka akan terjerumus dalam perkara yang diharamkan. Sebagaimana penggembala yang menggembalakan hewan gembalaannya disekitar (ladang) yang dilarang untuk memasukinya, maka lambat laun dia akan memasukinya. Ketahuilah bahwa setiap raja memiliki larangan dan larangan Allah adalah apa yang Dia haramkan. Ketahuilah bahwa dalam diri ini terdapat segumpal daging, jika dia baik maka baiklah seluruh tubuh ini dan jika dia buruk, maka buruklah seluruh tubuh; ketahuilah bahwa dia adalah hati “.

(Riwayat Bukhori dan Muslim)

Catatan :

Hadits ini merupakan salah satu landasan pokok dalam syari’at. Abu Daud berkata : Islam itu berputar dalam empat hadits, kemudian dia menyebutkan hadits ini salah satunya.

Pelajaran yang terdapat dalam hadits / الفوائد من الحديث :

1. Termasuk sikap wara’ adalah meninggalkan syubhat .
2. Banyak melakukan syubhat akan mengantarkan seseorang kepada perbuatan haram.
3. Menjauhkan perbuatan dosa kecil karena hal tersebut dapat menyeret seseorang kepada perbuatan dosa besar.
4. Memberikan perhatian terhadap masalah hati, karena padanya terdapat kebaikan fisik.
5. Baiknya amal perbuatan anggota badan merupakan pertanda baiknya hati.
6. Pertanda ketakwaan seseorang jika dia meninggalkan perkara-perkara yang diperbolehkan karena khawatir akan terjerumus kepada hal-hal yang diharamkan.
7. Menutup pintu terhadap peluang-peluang perbuatan haram serta haramnya sarana dan cara ke arah sana.
8. Hati-hati dalam masalah agama dan kehormatan serta tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat mendatangkan persangkaan buruk. dukung mendukung membuat umat sudah tidak cerdas lagi memilah, mana yang halal dan mana yang haram. Padahal Allah sudah menjelaskankan bahwa yang Halal itu sudah jelas Halalnya dan yang Haram itu sudah jelas haramnya.


Yang Halal ya Halal, Yang Haram ya Haram jangan di gabung-gabung,

JILBAB : Wajib bagi Muslimah, 

TIDAK BERJILBAB : Haram buat wanita muslimah, 
ROKOK : Fatwa MUI haram, ada ulama yg bilang Makruh/mubah, apalagi kalau di tempat umum, 
TATTO : Haram buat Muslim., 
KORUPSI : Haram buat Muslim/Sama dengan mencuri..
Kalau ibu Susi berhasil jadi Pengusaha, mulai dari pengepul ikan dan memiliki 450 pesawat itu the best. apalagi kalau .... he he


Ust Panca Peshawara 

Tuesday, October 21, 2014


Monas kotor, rapopo ... jangan fitenah ya!
Banyak kondom sehabis pesta ... jangan asal nuduh ya!
Mabuk dan pesta Miras ... itu kan tuduhan yang sakit hati!
Seks bebas di Monas ... wow, kamu provokator ya?

Wow ... apa jadinya kalau pelaku perusakan Monas itu FPI.
Wow ... apa jadinya kalau mabuk dan kotor itu PKS

Untuk Jokowi, pejuang Golput dan Andem pun terdiam!


Mengerikan. Secara berangsur-angsur umat Islam dipaksakan untuk tutup mata, tutup mulut, tutup telinga.

=> Umat tidak boleh bangga dengan ke-Islamannya. Karena umat dipaksa meyakini, semua agama itu sama. 

=> Umat tidak boleh membentengi ke-Islamannya atas kesesatan Ahmadiyah dan Syiah. Karena umat dipaksa meyakini, semua calon penghuni surga. 

=> Umat tidak boleh waspada atas gangguan ke-Islamannya. Karena umat dituduh teroris.

Kini mengerikan. Umat dipaksa husnuzhan (berbaik sangka) pada: 
1. Juara korupsi yang tak tersentuh hukum manusia. 
2. Jawara mabok dan pengkonsumsi narkoba yang tak terekam kamera. 
3. Juara zina dan pelecehan seksual yang tak terabadikan foto. 
4. Jawara hura-hura, pesta pora, yang tak peduli orang lain sengsara. 

Kini mengerikan. AKtivitas yang dikategorikan menganggu adalah; 

1. Menertibkan tempat hiburan malam, pusat pelacuran, perjudian yang melanggar Perda, UU, hingga aturan agama. 

2. Mengadakan takbir keliling, jual hewan kurban, karena ditakutkan merusak fasilitas taman. 

3. Poligami yang sesuai agama dan diatur UU negara. 

Maka fakta hukum adalh: umat diarahakan untuk membenci orang-orang yang terhukum adalah: 

1. Ormas-ormas Islam diminta dibubarkan. Targetnya, tak ada lagi ormas yang berani menentang kemaksiatan.
2. Para ulama, Kiai, dan tokoh umat Islam. Targetnya: Tak ada lagi sosok-sosok kharismatik yang menjadi panutan umat Islam. 
3. Partai politik berbasis massa Islam. Targetnya: tak ada lagi pesaing yang mengisi kepemimpinan umat Islam di level negara dan pemerintahan.

Maka husnuzhan sekarang hanya berlaku kepada: 
1. Orang/lembaga yang meninggalkan shalat. 
2. Orang/lembaga yang bermaksiat (mabuk, judi, zina, maling)
3. Orang/lembaga pengikut aliran sesat, dari PKI hingga Syi'ah. 

Sayangnya, banyak yang tak sadar!


from Nandang BUrhanudin
Anak-anak Muslim Syria..
terkadang kita melihat potret mereka tengah tersenyum,
dan beberapa detik berlalu, mereka bersimbah darah..
musim dingin akan kembali melingkupi bumi Syria.
Mari SELIMUTI mereka, dengan mendonasikan bantuan melalui
Bank Syariah Mandiri, No Rekening 7068692088 atas nama Yayasan Amal Syam Abadi
Tambahkan transfer dengan menambahkan 2000 di digit terakhir.
Konfirmasi setelah transfer SMS ke no +62878 3959 0200
dengan format SMS: nama/kota/besardonasi
Contoh: Abidin/Surabaya/Rp 5.002.000
Semoga Allah mudahkan semua langkah kita dalam menuju ridlo-Nya
Bantu sebarkan.
Barakallahufikum..

Ingat waktu

Categories

Comments

Pages

Selamat Anda Pengunjung ke

Popular Posts

Hikmah Bersaudara

facebook